Pendidikan

SDN 2 Warujayeng Resmi Memulai Program Revitalisasi APBN 2026,Komitmen Penuh Menjaga Kualitas Pembelajaran di Tengah Modernisasi Infrastruktur Sekolah

21
×

SDN 2 Warujayeng Resmi Memulai Program Revitalisasi APBN 2026,Komitmen Penuh Menjaga Kualitas Pembelajaran di Tengah Modernisasi Infrastruktur Sekolah

Sebarkan artikel ini

Oposisinews.net|Nganjuk-Mengawali babak baru dalam peningkatan mutu sarana dan prasarana pendidikan dasar di wilayah Kabupaten Nganjuk,Kecamatan Tanjunganom,SDN 2 Warujayeng secara resmi memulai pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 pada hari ini, Rabu (2/92026). Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan modern bagi seluruh peserta didik. Program pembangunan fisik ini dirancang berlangsung selama 150 hari kalender, dengan target penyelesaian menyeluruh pada 31 Desember 2026.

Perwakilan,Guru SDN 2 Warujayeng,Erik Dwi Agustina.Spd.

​Meskipun aktivitas konstruksi skala besar tengah berlangsung di area utama sekolah, manajemen SDN 2 Warujayeng memastikan bahwa hak belajar para siswa tetap menjadi prioritas utama. Seluruh kegiatan belajar mengajar (KBM) dipastikan terus berjalan secara penuh, efektif, dan tanpa hambatan operasional yang berarti. Untuk menjaga kelancaran proses pembelajaran sehari-hari, pihak sekolah telah merancang skema relokasi sementara ke tiga titik fasilitas darurat yang berada di sekitar lingkungan sekolah, SDN 4 Warujayeng: Difungsikan secara khusus untuk menampung aktivitas pembelajaran siswa kelas 2 dan kelas 6.Gedung TPA (Area 1): Dimanfaatkan sebagai ruang kelas sementara bagi siswa kelas 4 dan kelas 5.Gedung TPA (Area 2): Digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar siswa kelas 1 dan kelas 3.

​Penyesuaian kondisi fisik ini diakui membawa tantangan tersendiri, namun semangat pendidik dan peserta didik tetap terjaga dengan sangat baik. Perwakilan guru SDN 2 Warujayeng menyampaikan pandangannya mengenai dinamika proses pembelajaran selama masa transisi ini.

​”Keberadaan fasilitas darurat ini betul-betul sangat membantu kami dalam menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar selama masa pembangunan gedung berlangsung. Meskipun para siswa harus belajar dengan duduk saling berhimpitan dan kapasitas ruangan darurat ini sebenarnya belum sepenuhnya ideal, hal tersebut tidak menyurutkan semangat mengajar kami maupun antusiasme belajar para siswa. Terlebih lagi saat ini kita sudah memasuki periode krusial akhir semester, materi pembelajaran harus tetap tersampaikan secara utuh dan maksimal kepada seluruh siswa,” ujar perwakilan guru SDN 2 Warujayeng.

​Pihak sekolah menyadari bahwa keberhasilan pelaksanaan program revitalisasi ini tidak terlepas dari sinergi dan pemahaman bersama seluruh pihak. Oleh karena itu, SDN 2 Warujayeng menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran dinas terkait, pengelola fasilitas darurat, para orang tua murid, serta masyarakat sekitar atas dukungan, kesabaran, dan kerja sama yang diberikan. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus mengawal proses pembangunan ini agar dapat selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik, sehingga fasilitas gedung baru kelak dapat segera dimanfaatkan secara optimal demi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berprestasi.(di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *