Pendidikan

Menanam Karakter, Menumbuhkan Prestasi: MTsN 15 Jombang Perkuat Identitas Diri Melalui Program “Madrasah Hijau”

11
×

Menanam Karakter, Menumbuhkan Prestasi: MTsN 15 Jombang Perkuat Identitas Diri Melalui Program “Madrasah Hijau”

Sebarkan artikel ini

Oposisinews.net|JOMBANG -8 Oktober 2026 – Dalam upaya melahirkan generasi unggul yang berwawasan lingkungan dan berakhlak mulia, MTsN 15 Jombang secara resmi mengukuhkan komitmennya sebagai madrasah hijau yang inspiratif. Mengusung branding utama “GREEN IDENTITY, BRIGHT FUTURE” (Green Identity: Jati Diri Hijau, Bright Future: Masa Depan Cerah), madrasah ini memadukan kelestarian lingkungan dengan pencapaian prestasi akademik serta penguatan karakter siswa.

​Berdiri di kawasan bersejarah Yayasan Al-Asy’ari,lingkungan makam Mbah Asy’ari, ayahanda Pahlawan Nasional KH. Hasyim Asy’ari,MTsN 15 Jombang mengusung filosofi “Akar yang Kuat, Tumbuh Menjadi Generasi Hebat”. Nilai keislaman dan keteladanan ulama dijadikan akar utama untuk menopang pendidikan, pembelajaran, dan budaya lingkungan yang sehat.

​Guna mewujudkan visi “Terwujudnya madrasah berprestasi, berkarakter, dan berbudaya lingkungan sehat”, MTsN 15 Jombang menerapkan rangkaian program strategis:

​Madrasah Adiwiyata & Green Madrasah Movement:

​Gerakan Rutin: Pembiasaan SERASI (Selasa Bersih, Asri, Sehat, Rapi, dan Indah) serta Gema Jushtib (Jumat Bersih, Sehat, dan Tertib).

​Inovasi Lingkungan: Pembentukan Green Patrol (Agen Perubahan Hijau) dan program Gema Sajadah (Gerakan Memilah Sampah Jadi Sedekah/Berkah) untuk mengolah sampah menjadi nilai manfaat sosial.

​Pengembangan Bakat & Kelas Unggulan:

​Kelas Tahfidz: Fokus pada setoran hafalan, murojaah, dan pembentukan akhlak Qur’ani.

​Kelas Research & Jurnalistik: Mendorong budaya berpikir ilmiah, peliputan media sosial (MATSALIBEL’S), serta literasi digital.

​Kelas Star Voice & Kaligrafi: Wadah pengembangan public speaking, seni komunikasi, serta keindahan seni Islami.

​Kelas Olahraga & Adiwiyata: Mengasah kebugaran fisik, sportivitas, serta aksi nyata peduli lingkungan.

​Pendidikan Inklusif, Karakter, & Digital:

​Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA): Menjamin lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan sesuai prinsip Kementerian PPPA.

​PKRR Berbasis Islami: Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja untuk membekali pemahaman kesehatan diri dan pergaulan sehat.

​Program RILEKS: Gerakan Rabu Inovasi, Literasi, dan Eksplorasi Digital untuk melatih siswa berpikir kritis dan memanfaatkan teknologi secara bijak.

​Dampak Nyata Kegiatan terhadap Peserta Didik dan Ekosistem Sekolah

​Rangkaian program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada nilai akademik semata, tetapi juga memberikan dampak transformatif pada berbagai aspek:

​1. Peningkatan Prestasi, Literasi, dan Kemampuan Kritis

​Budaya Literasi: Siswa terbiasa membaca, mencari informasi, berdiskusi, dan menyampaikan gagasan secara aktif.

​Metode Pembelajaran: Pembelajaran menjadi lebih kontekstual, kreatif, dan berbasis pengalaman (experiential learning).

​Nalar Kritis: Melalui Kelas Research dan RILEKS, siswa terbiasa melatih kemampuan observasi, menganalisis data, serta menemukan solusi atas masalah di lingkungan sekitar melalui karya ilmiah sederhana.

​2. Kesadaran Lingkungan & Kelestarian (Adiwiyata)

​Tumbuhnya kebiasaan menjaga kebersihan kelas, memilah sampah, dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

​Terciptanya ekosistem madrasah yang hijau, bersih, asri, dan kondusif untuk belajar.

​Terbangunnya budaya gotong royong warga sekolah dalam merawat lingkungan.

​3. Penguatan Akhlak, Karakter, & Budaya Inklusif. 

​Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC): Membentuk pribadi yang santun dengan membudayakan 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, Santun) serta tertib beribadah.

​Lingkungan Ramah Anak (SRA): Terciptanya rasa aman dan dihargai bagi setiap siswa melalui interaksi yang positif antara guru dan peserta didik.

​4. Kemandirian, Public Speaking, & Kepercayaan Diri

​Perubahan Perilaku: Siswa mengalami transformasi dari ragu/malu berbicara menjadi berani menyampaikan gagasan, tampil di depan umum, hingga menjadi penggerak kegiatan.

​Pengembangan Potensi: Wadah jurnalistik, Star Voice, dan pameran minat bakat melatih keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen waktu secara mandiri.

​5. Kesehatan Jasmani dan Edukasi Remaja

​Meningkatnya kesadaran menjaga kebersihan diri dan pentingnya aktivitas fisik.

​Siswa mendapatkan pemahaman terarah mengenai kesehatan reproduksi remaja (PKRR) dalam koridor Islami.

​6. Inovasi dan Profesionalisme Guru

​Mendorong guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi digital.

​Menguatkan kolaborasi antarpendidik serta membangun budaya evaluasi pembelajaran yang berkelanjutan.

​Dukungan Orang Tua dan Penguatan Identitas (Branding)

​Komitmen MTsN 15 Jombang dalam menyelaraskan ilmu, akhlak, dan kesehatan lingkungan mendapat apresiasi penuh dari para wali murid. Perwakilan wali murid kelas 7 (Mamik Zuhriyah), kelas 8 (Indah Sari), dan kelas 9 (Lilik Rohmatul Maghfiroh) menyampaikan bahwa tata kelola madrasah yang transparan serta program pengembangan diri yang komprehensif telah terbukti membentuk kedisiplinan, kemandirian, dan kepercayaan diri para siswa.

​Melalui seluruh pilar ini, MTsN 15 Jombang makin memperkokoh branding-nya sebagai lembaga pendidikan yang memadukan secara utuh, optimistis dapat terus menjadi pelopor sekolah berbasis lingkungan yang melahirkan generasi berdaya saing global dan bermanfaat bagi masyarakat.(Hd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *