OposisiNewsNet|Nganjuk, Jawa Timur– Guna meningkatkan ketertiban serta menekan angka kecelakaan lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk bekerja sama dengan Satlantas Polres Nganjuk menggelar kegiatan Audit dan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2026 yang bertempat di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, pada Jumat (07/08/2026).
Dalam kegiatan operasi penertiban tersebut, petugas gabungan menjaring sebanyak 39 pelanggaran yang langsung dijatuhi sanksi tilang. Rincian penindakan meliputi, 25 unit kendaraan angkutan umum dan angkutan barang,14 unit sepeda motor.Barang bukti yang diamankan,30 lembar STNK dan 9 lembar SIM.
Kasat Lantas Polres Nganjuk, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., menyampaikan bahwa angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Nganjuk yang melibatkan kendaraan angkutan umum maupun angkutan barang masih cukup tinggi. Oleh karena itu, Satlantas Polres Nganjuk mendukung penuh giat bersinergi ini guna menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan para pemilik serta pengemudi kendaraan.

Sementara itu, Perwira Pengendali Iptu Warji menambahkan bahwa selama pelaksanaan inspeksi, petugas juga menindak tegas setiap pengendara yang secara kasat mata melakukan pelanggaran lalu lintas.
”Petugas di lapangan tidak ragu menghentikan dan menindak kendaraan yang secara kasat mata melanggar aturan, seperti tidak menggunakan helm standar atau menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong),” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Bidang Angkutan dan Transportasi Dishub Kabupaten Nganjuk menegaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada upaya preventif dan edukatif. Pihaknya menyatakan bahwa tujuan utama operasi ini bukan untuk mencari-cari kesalahan masyarakat, melainkan murni untuk memupuk budaya disiplin berlalu lintas serta memastikan seluruh pengguna jalan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku demi keselamatan bersama.
Melalui kegiatan penertiban berkala ini, diharapkan para pengguna jalan di wilayah Kabupaten Nganjuk semakin patuh terhadap aturan lalu lintas, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan dan kenyamanan berkendara dapat terwujud.(Hd)












