Oposisinews.net|Nganjuk-Musim kemarau yang berkepanjangan kembali menguji ketahanan warga di pelosok Kabupaten Nganjuk, di mana teriknya sengatan matahari membuat tetesan air bersih menjadi barang langka yang sangat dirindukan. Menjawab jeritan dan kesulitan yang kian mendesak tersebut, Kodim 0810/Nganjuk bergerak cepat bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Nganjuk dan Kantor Hukum Anang Hartoyo Law Office dengan menyalurkan bantuan air bersih ke Dusun Gurit, Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu. Bantuan sebanyak empat armada mobil tangki berkapasitas total 20.000 liter air bersih dikirimkan langsung ke lokasi demi memenuhi kebutuhan harian warga yang terdampak kekeringan.

Komandan Kodim (Dandim) 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, menyampaikan bahwa aksi tanggap darurat ini merupakan wujud komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat.
”Begitu menerima laporan dari warga mengenai krisis air bersih di Dusun Gurit, kami langsung berkoordinasi dengan rekan-rekan media dari IJTI Nganjuk serta Kantor Hukum Anang Hartoyo untuk bergerak cepat. TNI akan terus berupaya berada di barisan terdepan demi meringankan beban masyarakat, khususnya yang terdampak bencana kekeringan,” ujar Dandim 0810/Nganjuk,Kamis(3/9/2026)
Ia menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat krusial untuk mempercepat penanganan berbagai masalah sosial di wilayah Nganjuk.

”Kerja sama ini adalah bukti nyata sinergitas antara TNI, insan pers, dan praktisi hukum. Kami berharap bantuan 20.000 liter air bersih ini dapat sedikit meringankan beban warga Desa Lengkong Lor dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua IJTI Pokja Nganjuk, Sofian Hanafi, menegaskan bahwa keterlibatan jurnalis televisi dalam aksi sosial ini merupakan wujud kepedulian nyata di luar tugas jurnalistik sehari-hari.
”Peran insan pers tidak hanya sebatas menyampaikan berita dan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga harus hadir memberi dampak serta solusi nyata saat warga membutuhkan bantuan,” kata Sofian Hanafi.
Sofian menjelaskan bahwa IJTI Nganjuk siap untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam mengawal serta membantu penanganan isu-isu kemanusiaan di Kabupaten Nganjuk.
”Begitu mendapat informasi kekeringan di Dusun Gurit, kami langsung berkolaborasi dengan Kodim 0810 dan Kantor Hukum Anang Hartoyo. Semoga pengiriman empat tangki air bersih ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Desa Lengkong Lor,” tuturnya.
Kedatangan armada air bersih tersebut disambut hangat dan penuh antusias oleh warga Dusun Gurit. Proses distribusi berjalan tertib dan lancar berkat pendampingan langsung dari personel Kodim 0810/Nganjuk bersama jajaran di lapangan. Raut lega terpancar dari wajah penduduk saat satu per satu wadah penampungan mereka terisi air bersih.
Aksi kemanusiaan ini tak sekadar mengalirkan air untuk memenuhi kebutuhan fisik harian, tetapi juga menyirami rasa optimisme bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam menghadapi ujian bencana. Kolaborasi antara aparat teritorial, insan pers, dan praktisi hukum ini diharapkan menjadi inspirasi lahirnya gerakan kepedulian yang lebih luas, membuktikan bahwa semangat gotong royong senantiasa mampu menjaga hangatnya rasa persaudaraan di bumi Anjuk Ladang.(di)












