Peristiwa

Kebakaran Melahap 5 Kios di Pasar Ngemplak Tulungagung, Kerugian Mencapai Puluhan Juta

32
×

Kebakaran Melahap 5 Kios di Pasar Ngemplak Tulungagung, Kerugian Mencapai Puluhan Juta

Sebarkan artikel ini

 

OposisiNewsNet|​Tulungagung,Jawa Timur– Sejumlah kios milik pedagang di Pasar Ngemplak, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, hangus terbakar pada Selasa (28/7/2026) pagi. Kebakaran yang diduga dipicu akibat korsleting listrik tersebut menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp70 juta.

​Kasi Operasional Pemadam dan Evakuasi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung, Bambang Pidekso, mengungkapkan bahwa peristiwa kebakaran di Pasar Ngemplak diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.05 WIB.

​”Petugas baru menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.25 WIB dan segera menerjunkan tim ke lokasi untuk memadamkan api,” ujar Bambang saat dikonfirmasi.

​Untuk menjinakkan si jago merah, DPKP Tulungagung menerjunkan tiga armada pemadam kebakaran beserta satu unit mobil water supply. Ketika petugas tiba di lokasi kejadian, kobaran api sudah membesar dan menyambar bagian atap bangunan. Petugas pun bergegas melakukan isolasi dan pemadaman.

​”Total ada lima kios yang terdampak dalam insiden kebakaran ini,” terang Bambang.

​Ia merinci, kelima kios tersebut milik tiga orang pedagang, yakni dua kios milik Jumiatin (warga Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol), dua kios milik Tin (warga Blitar), serta satu kios milik Vina (warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru).

​”Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini,” tegasnya.

​Kebakaran di kawasan pasar tersebut dikategorikan skala sedang. Petugas Damkar akhirnya berhasil memadamkan api secara keseluruhan serta menyelesaikan proses pendinginan pada pukul 06.30 WIB.

​”Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik pada freezer dan kulkas di salah satu kios pedagang,” paparnya.

​Atas kejadian ini, Bambang mengimbau kepada seluruh pedagang dan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.

​”Kami mengingatkan para pedagang agar rutin memeriksa kelayakan kabel dan instalasi pada peralatan elektronik guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (Hilal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *