Uncategorized

Bebaskan Generasi Muda dari Bayang-bayang Masa Lalu, Pemkab Madiun Luruskan Stigma Peristiwa 1948

11
×

Bebaskan Generasi Muda dari Bayang-bayang Masa Lalu, Pemkab Madiun Luruskan Stigma Peristiwa 1948

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Kamis (1/10/2026).

Momentum ini dimanfaatkan Pemkab Madiun untuk meluruskan stigma sejarah terkait Peristiwa Madiun 1948 yang selama ini melekat pada daerah tersebut.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., dan dihadiri oleh jajaran jajaran pejabat daerah serta masyarakat setempat.

Di lokasi yang menjadi simbol pengingat Peristiwa Madiun 1948 itu, Hari Wuryanto menegaskan bahwa masyarakat Kabupaten Madiun bukanlah pihak yang melakukan pemberontakan. Sebaliknya, warga Madiun merupakan korban kekerasan dari konflik politik dan militer yang meletus pada September 1948.

“Masyarakat Kabupaten Madiun bukanlah pelaku pemberontakan, melainkan pihak yang menjadi korban kekerasan dalam konflik yang terjadi pada September 1948. Penting bagi kita semua untuk meluruskan pemahaman ini agar stigma keliru yang selama ini membebani daerah kita dapat diluruskan,” tegas Hari Wuryanto.

Penyampaian pesan di lokasi bersejarah ini menjadi penegas bahwa rakyat Madiun turut menderita akibat tragedi tersebut. Pemkab Madiun berharap momentum Hari Kesaktian Pancasila ini dapat membuka mata publik untuk melihat sejarah secara lebih objektif, sekaligus membebaskan generasi muda Madiun dari bayang-bayang prasangka masa lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *