Berita

Sebut Media dan LSM “Tidak Bertaring” dalam Kasus PIP SMP Ujung Baru, Aliansi Di Bangkalan Siap Ambil Sikap Tegas

9
×

Sebut Media dan LSM “Tidak Bertaring” dalam Kasus PIP SMP Ujung Baru, Aliansi Di Bangkalan Siap Ambil Sikap Tegas

Sebarkan artikel ini

Bangkalan.OposisiNews.Net — Tuduhan miring yang menyebut media massa dan Lembaga Swadaya Masyarakat LSM di Kabupaten Bangkalan “tidak bertaring” dalam mengawal dugaan penggelapan dana Program Indonesia Pintar PIP di SMP Ujung Baru, Desa Baengas, Kecamatan Labang, memicu reaksi keras. Sejumlah aliansi media dan LSM menyatakan siap bergerak cepat untuk membuktikan komitmen mereka dalam mengusut tuntas kasus tersebut hingga ke, akar akarnya.

 

Pihak yang menjadi sorotan utama adalah oknum Yayasan SMP Ujung Baru Desa Baengas, Kecamatan Labang yang diduga menggelapkan dana PIP, serta aliansi media dan LSM Bangkalan yang kini dituding pasif oleh publik.

 

Tudingan dari publik yang menganggap kontrol sosial dari media dan LSM di Bangkalan melempem tidak bertaring” dalam menyikapi dugaan penyimpangan bantuan sosial pendidikan PIP. Kasus ini terjadi di lingkungan SMP Ujung Baru, Desa Baengas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

 

Isu ini mencuat dan menjadi sorotan hangat publik belakangan ini seiring bergulirnya dugaan penahanan buku tabungan atau pemotongan hak saku siswa miskin tersebut.

 

Tudingan “tidak bertaring” muncul karena publik menilai penanganan dan publikasi kasus ini sempat berjalan lambat, sehingga menimbulkan kesan adanya pembiaran dari para aktivis dan jurnalis lokal. di Bangkalan.(16/07/2026)

 

Merespons tudingan tersebut, gabungan aliansi media dan LSM di Bangkalan menyatakan akan segera berkoordinasi, mengumpulkan bukti bukti tambahan, dan turun langsung ke lapangan untuk mengawal kasus ini hingga masuk ke ranah hukum jika ditemukan unsur pidana yang kuat.

 

Langkah Tegas Aliansi Media dan LSM Menanggapi penilaian miring tersebut, perwakilan aliansi media dan LSM di Bangkalan menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam. Tuduhan itu justru dijadikan pemacu adrenalin bagi para pekerja pers dan aktivis untuk membuktikan fungsi kontrol sosial mereka yang sebenarnya.

 

“Kami tidak mandul. Tuduhan ini justru menjadi cambuk bagi kami. Dalam waktu dekat, seluruh elemen media dan LSM akan bergerak satu suara, turun ke lapangan guna mengusut tuntas aliran dana PIP di SMP Ujung Baru tersebut agar hak para siswa tidak dirampas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujar salah satu perwakilan aktivis lokal di Bangkalan.

 

Langkah taktis yangin akan diambil dalam waktu dekat meliputi pengumpulan data penerima manfaat Rapor PIP. konfirmasi langsung kepada pihak kepala sekolah/komite, hingga pelaporan resmi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan dan aparat penegak hukum APH jika terbukti ada indikasi kerugian negara dan hak siswa yang digelapkan.

 

Topik:
Penulis: A.Indra WijayaEditor: A.Indra Wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *