Pendidikan

KOMITMEN BANGUN KARAKTER MANUSIA, PEMKAB NGANJUK KUCURKAN INSENTIF UNTUK 8.089 GURU TPQ DAN HUFFADZ

19
×

KOMITMEN BANGUN KARAKTER MANUSIA, PEMKAB NGANJUK KUCURKAN INSENTIF UNTUK 8.089 GURU TPQ DAN HUFFADZ

Sebarkan artikel ini

 

NGANJUK,OposisiNewsNet-27 JUNI 2026 – Pemerintah Kabupaten Nganjuk menegaskan komitmennya dalam menyelaraskan pembangunan infrastruktur fisik dengan pembangunan karakter manusia. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.H., M.B.A., dalam acara “Apel Pembinaan dan Penyerahan Insentif Guru TPQ dan Huffadz Kabupaten Nganjuk Tahun 2026” yang berlangsung khidmat pada Sabtu (27/6). Acara tersebut bertempat di Stadion Anjuk Ladang pukul 06.00 WIB.

​Sebagai wujud nyata kepedulian daerah, Pemkab Nganjuk menyalurkan dana hibah insentif kepada 8.089 orang guru TPQ dan Huffadz di seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk. Masing-masing pendidik menerima insentif senilai Rp 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah).

​Dalam sesi wawancara, Bupati Marhaen Djumadi mengakui bahwa jumlah nominal insentif yang diberikan saat ini dirasa masih belum ideal jika dibandingkan dengan besarnya dedikasi para guru ngaji.

​”Saat ditanya soal gaji guru, saya rasa satu juta rupiah ini sejujurnya masih kurang. Namun, ini adalah bentuk kehadiran, perhatian, dan bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Nganjuk tidak pernah menutup mata terhadap perjuangan para ustadz dan ustadzah,” ujar Marhaen.

​Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen ini juga mengingatkan tantangan berat di era digital, mulai dari degradasi moral, perundungan, hingga penyalahgunaan media sosial. Menurutnya, benteng utama menghadapi fenomena ini adalah kecerdasan spiritual yang ditanamkan sejak dini oleh para guru mengaji.

​”Pondok pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ adalah lembaga pendidikan tertua di negeri ini yang melahirkan pemimpin berintegritas. Hasil pengabdian panjenengan semua mungkin tidak terlihat hari ini, tetapi puluhan tahun ke depan, fondasi akhlak para dokter, TNI, Polri, hingga pemimpin bangsa dibangun dari tempat-tempat sederhana ini,” tuturnya.

 

​Di akhir acara, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ustadz, ustadzah, hafidz, dan hafidzoh di Nganjuk. Beliau juga mengajak para orang tua untuk aktif menjadikan rumah sebagai madrasah pertama, agar sinergi antara sekolah, keluarga, dan lembaga keagamaan dapat berjalan selaras demi mewujudkan generasi Qur’ani yang unggul.

 

​Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Nganjuk, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten Sekda, jajaran Kepala OPD (Bappeda dan BPKAD), Kepala Kantor Kementerian Agama Nganjuk, Ketua BPJS Ketenagakerjaan, Ketua Baznas, Camat se-Kabupaten Nganjuk, serta Ketua LPTQ kabupaten Nganjuk.

 

​Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen untuk mewujudkan masyarakat yang maju, religius, dan berkeadilan melalui program-program yang berorientasi pada kesejahteraan umat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berakhlak mulia sejak usia dini.(Hd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *