Berita

Pemerintah Desa Bakung,adakan pelatihan pembuatan kudapan

16
×

Pemerintah Desa Bakung,adakan pelatihan pembuatan kudapan

Sebarkan artikel ini

 

Blitar.OposisiNews.Net – Pemerintah Desa Bakung, kecamatan Bakung kabupaten Blitar ,adakan pelatihan pembuatan Kudapan dari bahan lokal Dalam rangka peningkatan usaha ekonomi kreatif Tahun 2025.

 

Dalam rangka meningkatkan wawasan dan keterampilan dalam pembuatan kudapan dari bahan lokal, Tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (TP PKK) Desa Bakung , kecamatan Bakung, kabupaten Blitar menggelar pelatihan pembuatan kudapan di Balai desa Bakung pada tanggal 18 Desember 2025 dengan peserta sejumlah 26 orang.

 

Ketua Tim penggerak PKK Desa Bakung, Ny Rudi Suprianto, berharap dengan diadakannya pelatihan ini dapat meningkatkan kreativitas,ilmu,dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dikalangan perempuan, serta dijadikan peluang bisnis yang menguntungkan nantinya.

 

Untuk pelatihan pembuatan kudapan ini menghadirkan narasumber ibu Devi Purwanti, pengusaha catering Boga ived dari kota Blitar.

Untuk pelatihan pembuatan kudapan ini,para kader PKK peserta diberikan materi pengenalan dan potensi bahan lokal didaerah yaitu, singkong,pisang dan ubi jalar, dalam pelatihan ini peserta dilatih teknik pembuatan kudapan inovatif dengan 5 resep kudapan, diantaranya Nuget pisang dari pisang Ambon, Donat ubi dari ubi ungu,Bolen pisang ,dari pisang kepok,Luckcup singkong dari singkong, kering ubi dan ubi kuning.

 

Yang lebih ditekankan dalam pelatihan ini adalah prinsip keamanan dan kebersihan pangan dengan memastikan kebersihan saat persiapan bahan pengolahan dan pengemasan.

 

Kepala Desa Bakung,Rudi Suprianto ketika ditemui tim media mengatakan pelatihan ini menekankan pembuatan kudapan dengan bahan dasar yang mudah didapat dan tidak menggunakan bahan yang bisa merusak kesehatan, saya juga berharap para peserta pelau ini nantinya bisa memperhitungkan management biaya, penentuan harga jual ,dan strategi pemasaran ,baik secara on line maupun off line.

Terlebih saya berharap setelah pelatihan ini,ibu ibu PKK peserta dapat menerapkan pengetahuan dan ketrampilan yang didapat untuk meningkatkan usaha ekonomi kreatif mereka dan berkontribusi pada roda perekonomian Desa.” Ujarnya. ( Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *