Berita

Polres Nganjuk Selidiki Kasus Dugaan Pengeroyokan di Loceret Yang Mengakibatkan Satu Orang Meninggal Dunia

23
×

Polres Nganjuk Selidiki Kasus Dugaan Pengeroyokan di Loceret Yang Mengakibatkan Satu Orang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

 

 

Nganjuk.OposisiNews.Net – Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk tengah melakukan penyelidikan intensif terkait insiden dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di Jalan Semeru, Dusun Bedingin, kecamatan Loceret, kabupaten nganjuk, tepatnya di depan SDN Sukorejo, pada Rabu (24/6/2026) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

 

 

Insiden tersebut menimpa empat orang pemuda yang diduga merupakan warga organisasi pencak silat PSHT. Akibat pengeroyokan oleh sekelompok massa yang diperkirakan berjumlah sekitar 100 orang tersebut, satu korban dilaporkan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara tiga lainnya mengalami luka berat.

 

 

 

Peristiwa bermula sekira pukul 02.00 WIB saat keempat korban yang berboncengan menggunakan dua unit sepeda motor Honda Vario (Nopol AG-2137-VCB dan AG-5831-VCH) melaju dari arah timur menuju ke barat di Jalan Semeru sambil membawa bendera atribut organisasi. Sesampainya di depan SDN Sukorejo, para korban secara tiba-tiba dihadang dan dikeroyok oleh sekelompok massa.

 

Mendengar adanya keributan, anggota pengamanan (Pam) yang berjaga di pos pertigaan Jalan Anjukladang – Jalan Semeru segera bergerak menuju TKP. Melihat kedatangan petugas, massa langsung membubarkan diri dan melarikan diri dari lokasi.

 

 

Petugas yang tiba di TKP menemukan keempat korban sudah dalam keadaan tergeletak bersama kendaraan mereka. Pihak kepolisian segera menghubungi RS Bhayangkara nganjuk, dan sekira pukul 03.00 WIB, para korban dievakuasi menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis serta visum.

 

Data Korban dan Kerugian,akibat insiden ini, kerugian personel dan materil yang ditimbulkan meliputi.

 

Korban Meninggal Dunia,Sdr. Sutrisno (20) warga Dusun Congol, Desa Macanan, kecamatan Loceret jenazah berada di RS Bhayangkara nganjuk untuk proses visum.

 

Korban luka berat dalam Perawatan RS Bhayangkara.

 

Sdr. Hendra Ibnu Ardiansyah (26), warga Dusun Magersari, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret.

 

Sdr. Eko Ali (24), warga Dusun Congol, Desa Macanan, Kecamatan Loceret.

 

Sdr. Yoga Pratama (22), warga Dusun Congol, Desa Macanan, Kecamatan Loceret.

 

 

Kerugian Materil,dua unit sepeda motor Honda Vario milik korban mengalami kerusakan berat dan saat ini telah diamankan di Mapolres Nganjuk sebagai barang bukti.

 

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Nganjuk terus melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi guna mengidentifikasi dan menangkap para pelaku pengeroyokan tersebut.

 

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas wilayah, dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *